Tanaman Penghalau Polusi
1. Pohon Dadap Merah
Dadap atau cangkring adalah sejenis pohon anggota suku
Fabaceae (=Leguminosae). Tanaman yang kerap digunakan sebagai pagar
hidup dan peneduh ini memiliki banyak sebutan yang lain.Di antaranya
dadap ayam, dadap laut (Jw; dadap blendung (Sd); theutheuk (Md); dalungdung (Bal); deris (Timor); galala itam (Maluku) dan lain-lain.
Pohon yang berukuran sedang, mencapai tinggi 15–20 m dan gemang 50–60 cm. Bagian kulit batang yang masih muda dan halus bergaris-garis vertikal hijau, abu-abu, coklat muda atau keputihan; batang biasanya dengan duri-duri tempel kecil (1–2 mm) yang berwarna hitam. Tajuknya serupa payung atau membulat renggang, menggugurkan daun di musim kemarau. Bunga-bunga tersusun dalam tandan berbentuk kerucut, di samping atau di ujung ranting yang gundul, biasanya muncul tatkala daun berguguran, menarik banyak burung berdatangan untuk menyerbukinya.
Kegunaan :
Dadap kerap dipakai sebagai pohon peneduh di kebun-kebun kopi dan kakao, atau pohon rambatan bagi tanaman lada, sirih, panili, atau umbi gadung. Juga baik digunakan sebagai tiang-tiang pagar hidup. Di wilayah Pasifik, dadap dimanfaatkan sebagai penahan angin.
2. Pohon Kelengkeng
Pohon lengkeng dapat mencapai tinggi 40 m
dan diameter batangnya hingga sekitar 1 m. Berdaun majemuk, dengan
2-4(-6) pasang anak daun, sebagian besar berbulu rapat pada bagian
aksialnya. Tangkai daun 1-20 cm, tangkai anak daun 0,5-3,5 cm. Anak daun
bulat memanjang, panjang lk. 1-5 kali lebarnya, bervariasi 3-45 ×
1,5-20 cm, mengertas sampai menjangat, dengan bulu-bulu kempa terutama
di sebalah bawah di dekat pertulangan daun.
3. Pohon Bungur
Bungur (Lagerstroemia) adalah sejenis tumbuhan berwujud pohon atau perdu
yang dikenal sebagai pohon peneduh jalan atau pekarangan. Bunganya
berwarna merah jambu, bila mekar bersama-sama akan tampak
indah.Perbanyakan anakannya dari biji
yang keluar setelah proses pembungaan selesai. Bijinya berbentuk bulat
berwarna coklat sebesar kelereng. Selain itu bisa juga diperbanyak
dengan pencangkokan.
Ada dua jenis bungur yang populer sebagai tanaman hias pekarangan : bungur biasa/besar/kebo (L. speciosa), pohon besar mencapai 8m, dan bungur jepang (L. faurieri, L. indica, dan hibrida keduanya) yang lebih kecil, berbentuk perdu. Bungur besar dulu juga banyak ditanam di pekuburan. Kini selain ditanam sengaja di pinggir jalan raya dan halaman rumah, juga banyak tumbuh liar di tepian sungai.
5. Lumut
Ada dua jenis bungur yang populer sebagai tanaman hias pekarangan : bungur biasa/besar/kebo (L. speciosa), pohon besar mencapai 8m, dan bungur jepang (L. faurieri, L. indica, dan hibrida keduanya) yang lebih kecil, berbentuk perdu. Bungur besar dulu juga banyak ditanam di pekuburan. Kini selain ditanam sengaja di pinggir jalan raya dan halaman rumah, juga banyak tumbuh liar di tepian sungai.
4. Pohon Mahoni
Mahoni termasuk pohon besar dengan tinggi pohon mencapai 35-40 m dan diameter mencapai 125 cm. Batang lurus berbentuk silindris dan tidak berbanir.Kulit luar berwarna cokelat kehitaman, beralur dangkal seperti sisik, sedangkan kulit batang berwarna abu-abu dan halus ketika masih muda, berubah menjadi cokelat tua, beralur dan mengelupas setelah tua. Mahoni baru berbunga setelah berumur 7 tahun, mahkota bunganya silindris, kuning kecoklatan, benang sari melekat pada mahkota, kepala sari putih, kuning kecoklatan. Buahnya buah kotak, bulat telur, berlekuk lima, warnanya cokelat. Biji pipih, warnanya hitam atau cokelat. Mahoni dapat ditemukan tumbuh liar di hutan jati dan tempat-ternpat lain yang dekat dengan pantai, atau ditanam di tepi jalan sebagai pohon pelindung. Tanaman yang asalnya dari Hindia Barat ini, dapat tumbuh subur bila tumbuh di pasir payau dekat dengan pantai.
6. Tanaman Sirih Belanda (Devil's Ivy)
7. Kembang Sepatu
Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) adalah tanaman semak suku Malvaceae yang berasal dari Asia Timur dan banyak ditanam sebagai tanaman hias di daerah tropis dan subtropis. Bunga besar, berwarna merah dan tidak berbau. Bunga dari berbagai kultivar dan hibrida
bisa berupa bunga tunggal (daun mahkota selapis) atau bunga ganda (daun
mahkota berlapis) yang berwarna putih hingga kuning, oranye hingga
merah tua atau merah jambu
Kembang sepatu banyak dijadikan tanaman hias karena bunganya yang cantik. Bunga digunakan untuk menyemir sepatu di India dan sebagai bunga persembahan. Di Tiongkok, bunga yang berwarna merah digunakan sebagai bahan pewarna
makanan. Di Indonesia, daun dan bunga digunakan dalam berbagai
pengobatan tradisional. Kembang sepatu yang dikeringkan juga diminum
sebagai teh. Di Okinawa, Jepang digunakan sebagai tanaman pagar. Di bagian selatan Okinawa, tanaman ini disebut Gushōnu hana (bunga kehidupan sesudah mati sehingga banyak ditanam di makam. )
8. Lidah Mertua
9. Pohon Trembesi
10. Pohon Beringin
11. Pohon Ketapang
12. Pohon Angsana
13. Pohon Bambu
14. Pohon Lamtoro/Pete Cina
15. Pohon Palem Kuning
16. Lidah Buaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar